Sintax Orchestra Sebuah sintax umum untuk pernyataan dalam Csound ditulis seperti
Output/keluaran Opcode Argumen Komentar (tambahan)
Contoh dalam kasus ini adalah oscil opcode yaitu opcode untuk penulisan osilator yang
disingkat menjadi oscil , ini diterjemahkan kedalam sintax seperti dibawah ini.
output/keluaran oscil amplitudo frekuensi fungsi # ; komentar
a1 100000, 440, 1, ;osilator
File Orchestra
pada sesi ini kita akan membuat file, latihan1.orc yang menggunakan table-lookup opcode oscilator,yaitu oscil untuk menghitung bunyi sinus 440 HZ dengan amplitudo 10000. sebuah blok diagram untuk oskilator sinus sederhana(Gambar 2.22). aktualisasi kode Csound score di tunjukan

Blok generator sinus sederhana contoh Aplikasi sederhana Sintax Orchestra
instr 1
a1 oscil 10000, 440,1
out a1
endin
Contoh diatas memperlihatkan kode orchestra yang digunakan dalam Csound dengan menggunakan opcode istrumen oskilator. Blok diagram secara jelas menunjukan bagaimana output oskilator deberi nama label a1.
Csound merender instrument baris-demi baris mulai dari baris atas sampai dengan baris paling bawah. Argumen input terletetak di sebelah kanan nama opcode. Output disebelah kiri nama opcode. Kalimat yang diikuti titik koma(
dianggap sebagai komentar dan diabaikan.
Pada instr 1, argumen input untuk oscillator adalah diatur sampai10000(amplitudo), 440 (frekuensi) dan 1 (untuk template jumlah bentukgelombang yang dibaca oscilator). Opcode oscillator dengan setting ini merender bunyi 44100 kali per detik dan menulis hasilnya kedalam variabel yang dinamai a1, nilai sampel di dalam lokal-varibel a1 kemudian dapat dibaca sebagai input melalu opcode berikutnya. Termasuk seperti opcode out. Melalui cara ini, nama variabel sama seperti jalur kabel input/output pada sebuah anallog synthesizer tradisional. Audio dan kontrol sinyal dapat dibuat jalur secara virtual dimana saja kedalam sebuah istrumen dan digunakan untuk: mengatur parameter untuk sebuah nilai baru, mengontrol parameter secara dinamis (seperti memutar sebuah knob), atau melayani sebuah input audio kedalam pemrosesan opcode yang sama.


blok diagram dan kode orchestra untuk instr 2-instr3
blok diagram dan kode orchestra untuk instr 4-instr6 blok diagram dan kode orchestra untuk instr 4-instr6 Contoh instr 2-instr6 mengunakan rancangan instrumen yang sederhana sama seperti inst 1 (satu pembangkit sinyal yang lainnya tulis pada opcode out), tetapi mennganti opcode oscil dengan opcode synthesis lainnya yang berbeda yang lebih dasyat seperti: foscill- sebuah FM synthesizer sederhana dengan 2-oscillator, buzz- pengaturan addtitive secara harmonik-yang dihubungkan dengan kosinus, pluck-sebuah synthesizer waveguide sederhana berbasis algoritma Karplus-Strong, grain-sebuah granulizer asynchronous, dan loscil- berbasis sebuah sampel wavetable dengan looping.
File Score
kita lihat file score Csound bahwa itu menunjukan instrumen orchestra tersebut, seperti file orchestra, file score memepunyai dua bagian; tabel dan catatan. Pada bagian pertama Csound menggambarkan sebuah fungsi-subroutin secara metematis (GENS) untuk menghasilkan tabel-fungsi (f-tables) dan/atau membaca file bunyi dari hard disk. Pada bagian yang kedua, kita menuliskan catatan-pernyataan (note-statment). Catatan-peristiwa untuk sebuah instrumen dan melalului parameter yang disajikan seperti pengaturan-frekuensi, tingkat amplitudo, kecepatan-vibrasi, waktu-attack dan lain-lain.
Gen Routines
fungsi Csound membangkitkan subroutin yang disebut GENS. Masing-masingnya (lebih dari 20) subroutin adalah untuk mengoptipmalkan penghitungan sebuah kelas khusus dari fungsi atau wavetable, sebagai contoh subroutin GEN5 dan GEN6 mengkontruksi sebuah fungsi dari segmen untuk kurva exponen atau garis lurus; subroutin GEN9 dan GEN10 membangkitkan penyusunan bentuk gelombang melalui menjumblahkan berat dari sinusoid; subroutin GEN20 membangkitkan fungsi window standart, seperti hamming window dan kaiser window, dimana tipikal mya untuk menganalisa spektrum dan amplop grain; subroutin GEN21 membangkitkan perhitungan tabel dengan perbedaan distribusi acak seperti Gaussian, Cauchy, dan Poison; dan subroutin GEN1 yang berfungsi mentransfer data dari sebuah filebunyi prarekaman kedalam sebuah tabel-fungsi dengan memprosesnya melalui Csound opcode seperti oskilator-looping yaitu loscil. Jika memerlukan untuk mengisi filebunyi kedalam orchestra, maka pilihlah GEN 1 untuk melakukannya.
Sintaksis Score
a Pernyataan-F
Didalam file score, sintaksis pernyataan fungsi di Csound (f-statement) adalah
f nomor waktumengisi ukuran-tabel GEN Routine parameter 1 parameter ...; KOMENTAR
jika kita ingin membangkitkan gelombang sinus 16 titik, kita menulisnya mengikuti pernyataan-f (f-statement) adalah sebagai berikut:
f 111 0 16 10 1 ;SATU GELOMBANG SINUS
Seperti hasil yang ditulis diatas, yaitu tabel-f (f-table) = f111 akan membangkitkan fungsi seperti ditunjukan pada (gambar2.25)

Gambar2.25 sebuah fungsi sinus 16 titik didefinisikan oleh GEN10 dengan argumen f 111 0 16 10 1
Gambar2.26 tabel fungsi yang di definisikan di file score praktek1.sco Seperti yang ditunjkan pada gambar(2.25) gelombang sinus digambarkan dengan resolusi 16 titik yang tidak halus sama sekali. Kebanyakan fungsi harus memiliki panjang berbasis pada pangkat-2 (64, 128, 256, 512, 1024, 2048, 4096, 8192) dan seterusnya. Untuk wavetables, khususnya ukuran tabel fungsi berkisar antara 512 sampai 8192. didalam file score pertama kita, praktek1.sco. Kita mendefinisikan fungsi mengikuti GEN10,GEN20,dan GEN1 seperti ditunjukan pada (gambar2.26).
Keemapat fungsi semuanya di isi pada waktu 0, kedua-duanya baik itu f1 dan f2 menggunakan GEN10 untuk mengisi 4k tabel (nilai 4096) dengan satu putaran/cycle dari gelombang sinus (f1) dan 16 harmonik untuk gelombang gigigergaji/sawtooth(f2). GEN20 digunakan untuk mengisi tabel 4k (f3) dengan sebuah Hanning Window untuk digunakan oleh opcode grain. Akhirnya, f4 menggunakan GEN1 untuk mengisi sebuah tabel dengan 44.1K mono 16-bit format filebunyi AIFF dengan contoh sampel suara vokalis laki-laki menyanyikan kalimat la dengan nada A440 untuk 4 detik. Contoh sampel ini menngunakan opcode loscil. Panjang f4 dispesifikan 0. ini untuk memberitahukan subroutin GEN1 untuk membaca panjang file dari kepala/header untuk file bunyi”sing.aif” sesuai dengan aslinya. Didalam kasus khusus ini panjang dari sampel adalah )
2.3.e.2.b Daftar catatan
Bagian kedua lainnya untuk Csound file score adalah kita menulis catataan. Seprti file orchestra, setiap catatan-pernyataan (note-statement)didalam file score ditempatkan kedalam satu baris. Catatan-pernyataan (atau pernyataan-i) untuk memanggil sebuah instrumen dengan waktu dan durasi yang tertentu sesuai dengan yang dituliskan. Lebih lanjutnya tiap-tiap catatan-pernyataan dapat digunakan melalui jumlah virtuall yang tidak terbatas dari pengaturan parameter yang unik dan parameter ini dapat dirubah berdasarkan catatan per catatan.
Seperti file orchestra yang membaca pernyataan baris per baris, proses pada file score juga sama yaitu dengan membaca baris per baris, catatan per catatan. Perhatian walupun waktu-mulai bisa secara bersamaan dan berarti akan di eksekusi secara bersamaan.didalam Csound ada satu hal yang perlu kita pahami yaitu walaupun dua atau lebih catatan yang dieksekusi secara bersamaan , atau walaupun catatan yang dieksekusi tersebut melebihi putaran, amplitudo secara otomatis ini ditambahkan. Ini dapat menyebabkan sebuah sampel-ke-luar-jangkauan atau kita mengenal dengan istilah clipping .
Yang perlu dicatatat lainnya adalah didalam orchestra sebuah opcode-argumen di pisahkan oleh koma. Disini didalam file orchestra argumen tabel-f dan parameter pernyataan-idipisahkan dengan angka spasi atau tab. Koma tidak digunakan. Baiknya kita menggunakan tab untuk kerapihan penulisan didalam pemograman walaupun bukan sustu keharusan.
Ranah-Tiga P Pertama
Dalam semua catatan-pernyataan, arti dari ranah 3 P pertama (kolom) adalah sudah ditentukan seperti ditunjukan (gambar2.27) yang secara khusus menunjukan nomor instrumen, waktu mulai, dan durasi.
; p1 P2 P3
i INSTRUMENT# WAKTU-MULAI DURASI
Fungsi p lainnya setelah ranah ketiga p pertama ditetapkan sendiri oleh penguna-perancang bunyi, secara khusus umumnya p4 untuk amlitudo, p5 untuk frekuensi.
;inst mulai durasi
i 1 0 3
i 2 4 3
i 3 8 3
i 4 12 3
i 5 16 3
i 6 20 3
Gambar2.27 menunjukan score sederhana untuk memainkan instrumen 1-6 seperti ditunjukan dalam gambar 2.22 dan gambar 2.24.
Output/keluaran Opcode Argumen Komentar (tambahan)
Contoh dalam kasus ini adalah oscil opcode yaitu opcode untuk penulisan osilator yang
disingkat menjadi oscil , ini diterjemahkan kedalam sintax seperti dibawah ini.
output/keluaran oscil amplitudo frekuensi fungsi # ; komentar
a1 100000, 440, 1, ;osilator
File Orchestra
pada sesi ini kita akan membuat file, latihan1.orc yang menggunakan table-lookup opcode oscilator,yaitu oscil untuk menghitung bunyi sinus 440 HZ dengan amplitudo 10000. sebuah blok diagram untuk oskilator sinus sederhana(Gambar 2.22). aktualisasi kode Csound score di tunjukan

Blok generator sinus sederhana contoh Aplikasi sederhana Sintax Orchestra
instr 1
a1 oscil 10000, 440,1
out a1
endin
Contoh diatas memperlihatkan kode orchestra yang digunakan dalam Csound dengan menggunakan opcode istrumen oskilator. Blok diagram secara jelas menunjukan bagaimana output oskilator deberi nama label a1.
Csound merender instrument baris-demi baris mulai dari baris atas sampai dengan baris paling bawah. Argumen input terletetak di sebelah kanan nama opcode. Output disebelah kiri nama opcode. Kalimat yang diikuti titik koma(
Pada instr 1, argumen input untuk oscillator adalah diatur sampai10000(amplitudo), 440 (frekuensi) dan 1 (untuk template jumlah bentukgelombang yang dibaca oscilator). Opcode oscillator dengan setting ini merender bunyi 44100 kali per detik dan menulis hasilnya kedalam variabel yang dinamai a1, nilai sampel di dalam lokal-varibel a1 kemudian dapat dibaca sebagai input melalu opcode berikutnya. Termasuk seperti opcode out. Melalui cara ini, nama variabel sama seperti jalur kabel input/output pada sebuah anallog synthesizer tradisional. Audio dan kontrol sinyal dapat dibuat jalur secara virtual dimana saja kedalam sebuah istrumen dan digunakan untuk: mengatur parameter untuk sebuah nilai baru, mengontrol parameter secara dinamis (seperti memutar sebuah knob), atau melayani sebuah input audio kedalam pemrosesan opcode yang sama.


blok diagram dan kode orchestra untuk instr 2-instr3

blok diagram dan kode orchestra untuk instr 4-instr6 blok diagram dan kode orchestra untuk instr 4-instr6 Contoh instr 2-instr6 mengunakan rancangan instrumen yang sederhana sama seperti inst 1 (satu pembangkit sinyal yang lainnya tulis pada opcode out), tetapi mennganti opcode oscil dengan opcode synthesis lainnya yang berbeda yang lebih dasyat seperti: foscill- sebuah FM synthesizer sederhana dengan 2-oscillator, buzz- pengaturan addtitive secara harmonik-yang dihubungkan dengan kosinus, pluck-sebuah synthesizer waveguide sederhana berbasis algoritma Karplus-Strong, grain-sebuah granulizer asynchronous, dan loscil- berbasis sebuah sampel wavetable dengan looping.
File Score
kita lihat file score Csound bahwa itu menunjukan instrumen orchestra tersebut, seperti file orchestra, file score memepunyai dua bagian; tabel dan catatan. Pada bagian pertama Csound menggambarkan sebuah fungsi-subroutin secara metematis (GENS) untuk menghasilkan tabel-fungsi (f-tables) dan/atau membaca file bunyi dari hard disk. Pada bagian yang kedua, kita menuliskan catatan-pernyataan (note-statment). Catatan-peristiwa untuk sebuah instrumen dan melalului parameter yang disajikan seperti pengaturan-frekuensi, tingkat amplitudo, kecepatan-vibrasi, waktu-attack dan lain-lain.
Gen Routines
fungsi Csound membangkitkan subroutin yang disebut GENS. Masing-masingnya (lebih dari 20) subroutin adalah untuk mengoptipmalkan penghitungan sebuah kelas khusus dari fungsi atau wavetable, sebagai contoh subroutin GEN5 dan GEN6 mengkontruksi sebuah fungsi dari segmen untuk kurva exponen atau garis lurus; subroutin GEN9 dan GEN10 membangkitkan penyusunan bentuk gelombang melalui menjumblahkan berat dari sinusoid; subroutin GEN20 membangkitkan fungsi window standart, seperti hamming window dan kaiser window, dimana tipikal mya untuk menganalisa spektrum dan amplop grain; subroutin GEN21 membangkitkan perhitungan tabel dengan perbedaan distribusi acak seperti Gaussian, Cauchy, dan Poison; dan subroutin GEN1 yang berfungsi mentransfer data dari sebuah filebunyi prarekaman kedalam sebuah tabel-fungsi dengan memprosesnya melalui Csound opcode seperti oskilator-looping yaitu loscil. Jika memerlukan untuk mengisi filebunyi kedalam orchestra, maka pilihlah GEN 1 untuk melakukannya.
Sintaksis Score
a Pernyataan-F
Didalam file score, sintaksis pernyataan fungsi di Csound (f-statement) adalah
f nomor waktumengisi ukuran-tabel GEN Routine parameter 1 parameter ...; KOMENTAR
jika kita ingin membangkitkan gelombang sinus 16 titik, kita menulisnya mengikuti pernyataan-f (f-statement) adalah sebagai berikut:
f 111 0 16 10 1 ;SATU GELOMBANG SINUS
Seperti hasil yang ditulis diatas, yaitu tabel-f (f-table) = f111 akan membangkitkan fungsi seperti ditunjukan pada (gambar2.25)

Gambar2.25 sebuah fungsi sinus 16 titik didefinisikan oleh GEN10 dengan argumen f 111 0 16 10 1

Gambar2.26 tabel fungsi yang di definisikan di file score praktek1.sco Seperti yang ditunjkan pada gambar(2.25) gelombang sinus digambarkan dengan resolusi 16 titik yang tidak halus sama sekali. Kebanyakan fungsi harus memiliki panjang berbasis pada pangkat-2 (64, 128, 256, 512, 1024, 2048, 4096, 8192) dan seterusnya. Untuk wavetables, khususnya ukuran tabel fungsi berkisar antara 512 sampai 8192. didalam file score pertama kita, praktek1.sco. Kita mendefinisikan fungsi mengikuti GEN10,GEN20,dan GEN1 seperti ditunjukan pada (gambar2.26).
Keemapat fungsi semuanya di isi pada waktu 0, kedua-duanya baik itu f1 dan f2 menggunakan GEN10 untuk mengisi 4k tabel (nilai 4096) dengan satu putaran/cycle dari gelombang sinus (f1) dan 16 harmonik untuk gelombang gigigergaji/sawtooth(f2). GEN20 digunakan untuk mengisi tabel 4k (f3) dengan sebuah Hanning Window untuk digunakan oleh opcode grain. Akhirnya, f4 menggunakan GEN1 untuk mengisi sebuah tabel dengan 44.1K mono 16-bit format filebunyi AIFF dengan contoh sampel suara vokalis laki-laki menyanyikan kalimat la dengan nada A440 untuk 4 detik. Contoh sampel ini menngunakan opcode loscil. Panjang f4 dispesifikan 0. ini untuk memberitahukan subroutin GEN1 untuk membaca panjang file dari kepala/header untuk file bunyi”sing.aif” sesuai dengan aslinya. Didalam kasus khusus ini panjang dari sampel adalah )
2.3.e.2.b Daftar catatan
Bagian kedua lainnya untuk Csound file score adalah kita menulis catataan. Seprti file orchestra, setiap catatan-pernyataan (note-statement)didalam file score ditempatkan kedalam satu baris. Catatan-pernyataan (atau pernyataan-i) untuk memanggil sebuah instrumen dengan waktu dan durasi yang tertentu sesuai dengan yang dituliskan. Lebih lanjutnya tiap-tiap catatan-pernyataan dapat digunakan melalui jumlah virtuall yang tidak terbatas dari pengaturan parameter yang unik dan parameter ini dapat dirubah berdasarkan catatan per catatan.
Seperti file orchestra yang membaca pernyataan baris per baris, proses pada file score juga sama yaitu dengan membaca baris per baris, catatan per catatan. Perhatian walupun waktu-mulai bisa secara bersamaan dan berarti akan di eksekusi secara bersamaan.didalam Csound ada satu hal yang perlu kita pahami yaitu walaupun dua atau lebih catatan yang dieksekusi secara bersamaan , atau walaupun catatan yang dieksekusi tersebut melebihi putaran, amplitudo secara otomatis ini ditambahkan. Ini dapat menyebabkan sebuah sampel-ke-luar-jangkauan atau kita mengenal dengan istilah clipping .
Yang perlu dicatatat lainnya adalah didalam orchestra sebuah opcode-argumen di pisahkan oleh koma. Disini didalam file orchestra argumen tabel-f dan parameter pernyataan-idipisahkan dengan angka spasi atau tab. Koma tidak digunakan. Baiknya kita menggunakan tab untuk kerapihan penulisan didalam pemograman walaupun bukan sustu keharusan.
Ranah-Tiga P Pertama
Dalam semua catatan-pernyataan, arti dari ranah 3 P pertama (kolom) adalah sudah ditentukan seperti ditunjukan (gambar2.27) yang secara khusus menunjukan nomor instrumen, waktu mulai, dan durasi.
; p1 P2 P3
i INSTRUMENT# WAKTU-MULAI DURASI
Fungsi p lainnya setelah ranah ketiga p pertama ditetapkan sendiri oleh penguna-perancang bunyi, secara khusus umumnya p4 untuk amlitudo, p5 untuk frekuensi.
;inst mulai durasi
i 1 0 3
i 2 4 3
i 3 8 3
i 4 12 3
i 5 16 3
i 6 20 3
Gambar2.27 menunjukan score sederhana untuk memainkan instrumen 1-6 seperti ditunjukan dalam gambar 2.22 dan gambar 2.24.


Sign In
Create Account












